Peningkatan Kapasitas Masyarakat Sadar Lingkungan


Wonokriyo-Gombong. Branding Kelurahan Wonokriyo sebagai Kampung Ramah Lingkunganterus berbenah dalam peningkatan kapasitas masyarakat dan kelembagaan. Peningkatan kapasitas tersebut dilakukan melalui sosialisasi-sosialisasi tentang pengolahan persampahan 3R (reduce, reuse, recyle) disetiap RW. Antusiasme masyarakat Wonokriyo dalam perubahan prilaku tentang kesadaran lingkungan hidup patut dihargai. Berdasarkan informasi dari kantor Dinas Lingkungan Hidup bahwa penyuluhan-penyuluhan tentang lingkungan hidup dan pengolahan persampahan 3R  jumlah relawannya paling banyak seluruh kabupaten Kebumen adalah kelurahan Wonokriyo.

Kasiapan tersebut bukanlah secara tiba-tiba, karena Wonokriyo sudah mempersiapkan sejak tahun 2008. Kemitraan dengan berbagaistakeholder pun di jalin, antara lain dengan Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kebumen. Dengan bimbingan Kantor Dinas Lingkungan Hidup Wonokriyo membentuk Laskar Lingkungan yang sebagian besar adalah ibu-ibu PKK dan tersebar diseluruh RW.

Proses yang sudah dilakukan di masyarakat yaitu; (1) Masyarakat terlibat langsung dalam proses perencanaan partisipatif, (2) Peningkatan kapasitas masyarakat dan sosialisasi pengolahan sampah 3R oleh Kantor Lingkungan Hidup, (3) Sudah ada perubahan prilaku di masyarakat khususnya mengenai sadar terhadap hidup bersih, tertib dan teratur yang diimplementasikan terhadap perubahan lingkungan yang bersih, serta (4) Peningkatan kapasitas masyarakat melalui studi lapangan di Kalicode, Sukunan, Kota Surakarta dan Badegan tentang penataan lingkungan permukiman dan pengolahan sampah.

Konsep Kampung Ramah Lingkungan di Wonokriyo, yaitu menjadikan Wonokriyo sebagai kawasan percontohan yang sadar dan peduli akan lingkungan, melalui perubahan perilaku akan sampah, hidup bersih, tertib dan sadar akan lingkungan, serta menjaga lingkungan tetap hijau dan asri.

Beberapa hal prioritas yang disepakati masyarakat dalam pengelolaan sampah di Wonokriyo, yaitu; (a) untuk pemilahan sampah, tiap rumah tangga wajib memiliki 3 (tiga) kantong sampah yang terbuat dari kresek/karung goni/tong plastik; (b) masing-masing kantong sampah diberi nama; sampah plastik, kertas, pecahan kaca/besi/kaleng-kaleng bekas; (c) sampah organik/sampah sisa rumah tangga dimasukkan ke dalam komposter (pembuatan kompos di tiap rumah tangga), (d) pengambilan sampah sisa (residu) di tiap rumah tangga dikoordinir tiap RW (difasilitasi dengan gerobak sampah); (e) dilarang keras membuang sampah di sembarang tempat, terutama bantaran sungai; (g) dibuat papan-papan larangan pembuangan sampah sembarangan (di tiap sudut lingkungan, terutama di sempadan sungai dan jalan); (h) sampah yang tidak bisa didaur ulang/residu, di buang di TPS Pasar pagi (langsung di atas tangki depo sampah) (Sumber; Hasil lokakarya Kelurahan, 26 Mei 2009).
Kesepakatan masyarakat dalam penataan lingkungan/RTH (Ruang Terbuka Hijau)/taman, yaitu; (a) tiap rumah tangga wajib menanam tanaman hias, bisa dalam pot maupun taman (diusahakan tanaman khas daerah); (b) tiap lingkungan RW wajib memiliki taman lingkungan; (c) berusaha menjaga keasrian lingkungan; (d) tiap blok rumah wajib menyisakan ruang terbuka hijau untuk menyerapan air tanah (bisa diterapkan konsep biopori, terutama untuk lingkungan yang sudah padat); (e) mengoptimalkan proporsi RTH kawasan perkotaan; privat (10 %) dan publik (20 %), (f) serta menjaga RTH publik agar tetap optimal fungsinya (taman kota, taman lingkungan perumahan dan permukiman, taman lingkungan perkantoran dan gedung komersial, pemakaman umum, lapangan olah raga, lapangan upacara, parkir terbuka, lahan pertanian perkotaan, sempadan jalan, sempadan sungai, serta jalur pengaman jalan, median jalan, rel kereta api, pipa gas dan pedestrian)  ZS.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s