Peran Serta Masyarakat dalam Perencanaan Tata Ruang


Peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan penataan ruang sangat penting dan strategis. Hal ini dikarenakan ruang merupakan milik publik yang didalamnya menyangkut banyak kepentingan. Undang-Undang No. 26/2007 tentang penataan ruang, pasal 65 menjelaskan masyarakat dapat berpartisipasi dalam penyusunan rencana tata ruang, pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang.
Selain peran serta masyarakat, undang-undang tersebut juga mengatur tentang hak dan kewajiban. Hak yang dimiliki masyarakat dalam penataan ruang, antara lain seperti mengetahui rencana tata ruang, menikmati pertambahan nilai ruang, memperoleh penggantian yang layak atas kerugian yang timbul, dan mengajukan keberatan terhadap pejabat berwenang. Disamping memiliki hak, masyarakat mempunyai kewajiban dalam kegiatan penataan ruang sebagaimana tertuang dalam pasal 61. Yakni, menaati rencana tata ruang, memanfaatkan ruang sesuai dengan izin pemanfaatan ruang, mematuhi ketentuan yang ditetapkan serta memberikan akses terhadap kawasan yang dinyatakan sebagai milik umum.
Meski tidak terkait secara langsung antara hak dan kewajiban setiap orang dengan peran serta masyarakat dalam penataan ruang, namun keduanya tidak dapat dipisahkan. Untuk dapat menjalankan perannya dengan optimal, setiap orang/anggota masyarakat harus memahami hak dan kewajibannya terlebih dulu.

Untuk mewujudkan ruang yang aman, nyaman, produktif serta berkelanjutan berdasarkan wawasan nusantara tidak hanya cukup melibatkan peran masyarakat. Namun, harus ada dukungan dari penyelenggara penataan ruang, yaitu Pemerintah dan Pemerintah Daerah. Terpenting saat ini adalah mencari upaya agar penataan ruang dapat menjadi bagian sekaligus budaya bagi masyarakat. Sebagai contoh Bali, tata ruang di wilayah tersebut sangat teratur karena telah menjadi budaya dan bagian dari kehidupan masyarakat. Begitu halnya dengan tata ruang di negara tetangga seperti Singapura.

Kabupaten Kebumen sebagai lokasi PLPBK (Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas) terbanyak di tahun 2009, juga mencoba untuk melaksanakan amanat undang-undang penataan ruang tersebut. Yaitu melibatkan masyarakat dan pemerintah kabupaten didalam proses penataan ruang. Proses bottom up dan top down planning dimulai dari pengorganisasian masyarakat ditingkat kabupaten dan kelurahan lokasi PLPBK, kemudian Pemetaan Swadayan dan penggalian visi dan misi komunitas hingga perencanaan partisipatif yang didampingi oleh tim teknis kabupaten.

Kegiatan pengorganisasian masyarakatnya dan proses perencanaan partisipatifnyapun bervariatif, mulai dari melibatkan anak-anak dalam menggali visi dan misi desa/kelurahan melalui lomba gambar anak, kemudian penggalian potensi kawasan melalui lomba membatik, melibatkan manula, orang miskin, cacat dan renta didalam proses perencanaan, sampai dukungan dengan mengumpulkan ratusan tanda-tangan dikain putih yang panjang. Hal tersebut menunjukan komitmen yang luar biasa masyarakat kabupaten Kebumen dalam proses perencanaan komunitasnya.

Hasil akhir dari perencanaan tersebut adalah masterplan perencanaan makro dan rencana mikro kelurahan/desa sampai rencana tindaknya. Kalau kita melihat  perencanaan Singapura yang bisa memprediksi negara tersebut 20 tahun mendatang dan divisualisasikan dalam maket tri matra, di kelurahan/desa lokasi PLPBK pun sama. Hanya yang membedakan keterlibatan masyarakatnya dan konsistensi kepada perencanaan yang telah dibuat.

Untuk mewujudkan impian tersebut, dimana semua pembangunan di Indonesia berbasis tata ruang, maka diperlukan dukungan dan dorongan dari semua pihak. Sebagai upaya awal, masyarakat harus memahami hak dan kewajiban sekaligus peran sertanya seperti yang tertuang dalam UUPR, dan konsep PLPBK dapat dijadikan acuan sebagai konsep partisipatif masyarakat didalam perencanaan tata ruang. (zs)

One response to “Peran Serta Masyarakat dalam Perencanaan Tata Ruang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s